Select Page

Tips Dan Persiapan Umroh Untuk Lansia

Tips Dan Persiapan Umroh Untuk Lansia

Pelaksanaan ibadah umroh dari segi waktu merupakan ibadah yang lebih fleksibel daripada ibadah haji. Pada setiap tahun, total jumlah jamaah umroh asal Indonesia ialah jumlah jamaah yang paling besar jika dibandingkan dengan negara lain. Dan sebagian dari para jamaah umroh yang dari negara Indonesia tersebut merupakan kaum lanjut usia maupun disebut dengan panggilan lansia.

Ibadah umroh dipercaya memiliki keutamaan agar dapat dan memperoleh ampunan Allah serta dapat menutupi (kafarat) kesalahan-kesalahan yang telah diperbuat baik secara sengaja maupun tidak sengaja. Selain itu, dengan melakukan berjiarah ke Tanah Suci bagi seorang Muslim hal tersebut diyakini dapat memberikan pembaharuan dan pastinya untuk meningkatkan iman.

Terdapat beberapa kesiapan yang harus diperhatikan dan dipersiapkan untuk kaum lansia sebelum melaksanakan ibadah umroh.

Pertama adalah masing-masing orang Muslim yang akan melakukan berumroh perlu mempersiapkan niat terlebih dahulu dan niat yang tulus beribadah hanya karena-Nya serta meminta ampun juga bertobat hanya kepada-Nya.

Dengan niat yang baik hanya melakukan karena Allah semata haruslah dimiliki oleh siapa saja, termasuk jamaah yang lajut usia maupun yang muda, yang hendak melaksanakan ibadah umroh.

Hukumnya, seluruh umat Muslim yang sudah memiliki niat untuk melakukan ibadah hanya karena Allah dengan dilandasi ketulusan pastinya tidak akan menyimpan rasa berat untuk melaksanakan semua rangkaian yang ada pada ibadah umroh. Diluar dari itu, memiliki niat yang ikhlas akan membantu seseorang tersebut untuk melakukan ibadah dengan lebih khusyu dan pastinya akan sangat maksimal.

Tips kedua, ialah memperdalam pengetahuan serta memahami tentang ilmu umroh  (rukun, wajib, sunnah, urutan, dan serta geraknya). Maka dari itu, manasik umroh,, seperti ihram dari miqat, tawaf, dan sa’i sangatlah begitu penting untuk dikerjakan agar para lansia benar-benar memahami tata cara melakukan ibadah umroh. Dari hal inilah peran pembimbing sangat dan begitu penting.

Dari segi kekuatan fisik, kaum lansia juga sangat memiliki keterbatasan apabila dibandingkan dengan orang non-lansia (muda). Maka dari itu, sebelum berangkat ke Tanah Suci, sangat disarankan serta direkomendasi kepada para lansia agar selalu dan senantiasa untuk menjaga kesehatan.

Hal tersebut dapat dikerjakan dengan mengkonsumsi makan-makanan yang memiliki kandungan gizi seimbang, serta banyak serat, dan pastinya yang tidak banyak mengandung lemak. Istirahat yang cukup sangat disarankan bagi lansia serta olahraga ringan yang cocok untuk lansia akan juga diperlukan untuk menjaga kebugaran tubuh. Ada baiknya pula, bagi para lansia juga diberikan vaksin meningitis juga influenza supaya tidak tertular penyakit ketika dalam menjalankan ibadah. Persiapan untuk obat-obatan yang sesuai dengan kebutuhan kesehatan karena hal tersebut juga sangat membantu jika diperlukan guna menjaga kesehatan.

Para lansia sangat dihimbau agar selalu membawa perlengkapan secukupnya, seperti pakaian secukupnya, bahan makanan yang kering, peralatan makan, kain ihram, sandal, pelengkapan mandi dan shalat.

Alangkah baiknya, untuk para golongan kaum lansia ini juga perlu dibekali uang secukupnya, dan pastinya tidak perlu membawa maupun menggunakan perhiasan mencolok. Dan serta bagi para lansia yang memiliki kondisi fisik sudah dipastikan untuk tidak memungkinkan, maka bisa untuk membawa seorang pendamping agar dapat membantu seluruh aktivitas ibadahnya di Tanah Suci.

Umroh Berkualitas

Pentingnya Pembimbing

Biaya Dan Harga

Lokasi Kantor