LAHIR DARI KEPRIHATINAN.

Layaknya perusahaan pada umumnya, setiap perusahaan travel pasti memiliki cerita, motif, atau latar belakang yang menghantarkan kelahiranya. Begitulah QISWAH. Ia memiliki cerita dan latar belakang yang menarik untuk disampaikan.


QISWAH lahir dan didirikan karena adanya keprihatinan yang mendalam sejumlah cendekiawan muslim yang tergabung dalam ICMI (Ikatan Cendekiawan Muslim se-Indonesia Orwil Jawa Timur) dan MUI (Majelis Ulama Indonesia Jawa Timur) atas adanya paradoks umroh (yaitu situasi yang anomali), yang ditandai oleh adanya fakta bahwa tingginya apresiasi ummat untuk menjalankan ibadah umroh tidak berbanding lurus dengan terciptanya kemaslahatan ummat dalam kehidupan pribadinya, rumah tanganya, sosialnya, serta kehidupan berbangsa dan bernegaranya.

Di satu sisi, jumlah ummat yang menjalankan umroh semakin tahun semakin meingkat, tapi di sisi kejahatan dan kemaksiatan juga semakin merajalela.
Padahal mestinya semakin banyak ummat menjalankan ibadah umroh akan semakin banyak ummat memperoleh kemaslahatan dalam kehidupan pribadinya, kehidupan keluarganya, kehidupan sosialnya, bahkan kehidupan berbangsa dan bernegaranya. Mengapa demikian? Karena perjalanan ibadah umroh adalah perjalanan perubahan kualitas diri menjadi lebih baik, lebih bermartabat, dan lebih memberi manfaat kepada sebanyak-banyaknya ummat. Hal ini menandakan bahwa pada bisnis pelayanan perjalanan ibadah umroh ada sesuatu yang “kurang tepat”. Apa itu?. Bisa berupa banyak hal. Mungkin dalam hal penyelenggaraan, pelayanan, maupun pembimbingan.


Itulah hal unik yang melatar belakangi didirikannya Qiswah Indonesia. Targetnya adalah mengembangkan Biro Perjalanan Ibadah Umroh yang bukan sekedar jualan paket umroh (dengan berbagai tawaran keistimewaan pelayanannya), tetapi lebih dari itu. Yaitu mengembangkan paket perjalanan ibadah umroh yang dirancang khusus untuk membangun kemaslahatan jamaah dalam kehidupan pribadinya, kehidupan keluarganya, kehidupan sosialnya, serta kehidupan berbangsa dan bernegaranya.

PROGRAM AKSI STRATEGI :

Untuk merealisasikan visi-misi tersebut, Qiswah Indonesia mengembangkan program aksi strategis, antara lain:
1. Mengembangkan pelayanan kepada masyarakat (ummat) dalam bidang informasi, edukasi, konsultasi, advokasi, dan solusi tentang perjalanan ibadah umroh yang sesuai syar’i sekaligus sesuai juga dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku di Negara Republik Indoneia.
2. Mengembangkan paket-paket perjalanan ibadah umroh sesuai dengan segmentasi kemampuan ekonomi masyarakat (ummat), disertai dengan penjelasan tentang kelebihan dan kelemahan masing-masing paket yang disediakan.
3. Mengembangkan SOP pelayanan perjalanan ibadah umroh, baik SOP bidang pelayanan administasi, SOP bidang pelayanan akomodasi, SOP bidang pelayanan transportasi, SOP bidang pelayanan konsumsi, SOP bidang pelayanan perlindungan asuransi, maupun SOP bidang pelayanan ibadah dan pendampingan jamaah.
4. Mengembangkan pendidikan dan latihan manasik umroh, meliputi: manasik umum tentang perjalanan umroh, dan manasik khusus tentang fiqih dan peribadatan umroh.
5. Mengembangkan pembimbingan dengan merekrut dan menyediakan pembimbing yang professional, yang mampu memberikan nilai tambah kepada jamaah dalam hal perubahan sikap perilaku dan kebiasaan setelah umroh.